Demi Allegri, Bayern Munchen Rela Saling Sikut dengan MU dan Real Madrid

http://youth-be-told.com/wp-content/uploads/2019/11/allegri-e1454967110580.jpeg

BERITA BOLA ONLINE – Prestasi yang dibukukan Massimiliano Allegri selama bersama Juventus membuatnya kini dianggap sebagai salah satu pelatih hebat dalam jagat sepak bola. Belakangan, namanya disebut sedang diincar oleh lima klub sekaligus.

Allegri meraih sedikitnya 11 trofi dalam lima musim karirnya menukangi Juventus, plus torehan runner-up Liga Champions pada tahun 2015 dan 2017. Pada musim kemarin, ia berhasil mempersembahkan trofi juara Serie A yang kelima kalinya berturut-turut.

Sayang, perjalanannya bersama Bianconeri harus berhenti pada musim panas 2019 kemarin. Ia memutuskan untuk pergi dengan cara baik-baik tanpa ada permasalahan apapun dengan manajemen Juventus.

Setelah berpisah, Allegri menegaskan kepada publik bahwa dirinya ingin mengambil waktu setahun untuk rehat dari dunia kepelatihan. “Saya akan cuti selama satu tahun untuk mengisi baterai dan menjalani kehidupan personal saya,” ujar Allegri dikutip dari berita bola online.

BACA JUGA : Ole Gunnar Solskjaer, Sosok Tepat untuk Masa Depan Cerah Manchester United

Meskipun demikian, ada banyak klub yang sedang berupaya untuk menggoda Allegri agar mengakhiri masa cutinya lebih cepat. Salah duanya adalah Manchester United dan Real Madrid.

Kedua tim raksasa Eropa tersebut belakangan sedang diisukan akan memecat masing-masing pelatihnya, Ole Gunnar Solskjaer dan Zinedine Zidane. Dalam sejumlah laporan, disebutkan bahwa Manchester United dan Real Madrid tidak puas dengan kinerja keduanya.

Selain itu, ada juga Arsenal dan Tottenham Hotspur yang disebut tengah mendambakan jasanya. Hampir serupa, kedua tim Inggris tersebut juga mengalami masalah dengan kinerja pelatihnya sekarang.

Persaingan semakin ketat setelah Bayern Munchen dikabarkan ikut terjun memburu Allegri. Menurut laporan berita bola online, klub berjuluk Die Bavarians tersebut ingin menggunakan jasa Allegri andai mereka harus memecat Niko Kovac.

Sebenarnya, kiprah Niko Kovac di kursi kepelatihan Bayern Munchen tidak begitu buruk. Pada musim perdananya, pria berumur 48 tahun itu berhasil mempersembahkan gelar Bundesliga sekaligus DFB-Pokal.

Namun belakangan ini performa Robert Lewandowski dkk di tangannya menunjukkan penurunan yang cukup signifikan. Munchen kini duduk di peringkat empat dengan torehan 18 poin, terpaut empat angka dari Borussia Monchengladbach yang menempati puncak klasemen.

Kovac semakin terpojok setelah Bayern Munchen, secara mengejutkan, tumbang saat melawat ke markas Eintracht Frankfurt dalam laga pekan ke-10 Bundesliga, Sabtu (2/11/2019). Tak tanggung-tanggung, mereka dibantai dengan skor telak 1-5.