Matic: Solskjaer Harus Tanggung Jawab Jika MU Tak Bisa Bersaing di Liga

http://youth-be-told.com/wp-content/uploads/2019/09/1170368_1.jpg

BERITA BOLA ONLINE – Nemanja Matic mengatakan Ole Gunners Solskjaer harus bertanggung jawab apabila Manchester United gagal bersaing jadi juara Premier League.

United sudah lama tidak menjadi juara liga. Mereka terakhir melakukannya pada tahun 2013 silam.

Setan Merah kala itu tentu saja masih dilatih oleh Sir Alex Ferguson. Setelah itu, Setan Merah paling banter hanya menjadi runner-up liga saja.

Setelah Solskjaer hadir lagi di Old Trafford, United diharapkan untuk bisa meraih sukses lagi. Sebab ia dinilai memahami seluk beluk klub dan tahu cara Ferguson saat menangani Setan Merah dahulu.

Musim ini, Setan Merah sempat menunjukkan performa yang menjanjikan. Namun setelah itu mereka menuai banyak kritikan.

Dari empat pertandingan yang sudah dilakoni, Setan Merah hanya menang sekali saja, dua kali imbang dan sekali kalah. Sekarang mereka mengoleksi lima poin.

BACA JUGA : Diundang ke Acara Nikahan Suporter Chelsea, N’Golo Kante Benar-benar Datang

“Pelatih harus memilih tim yang akan berjuang untuk meraih gelar dan jika ia tidak menang, ia yang memikul tanggung jawabnya,” serunya pada berita bola online.

Musim ini Matic lebih sering dicadangkan. Ia hanya bermain selama 22 menit saja saat jadi pemain pengganti lawan Southampton.

Solskjaer sendiri lebih suka memainkan Scott McTominay untuk menemani Paul Pogba di lini tengah. Matic mengaku ia bisa menerima keputusan sang manajer, namun menegaskan siap untuk membuktikan bahwa sang bos mengambil keputusan yang salah.

“Saya sudah lama bermain sepakbola, saya telah memainkan hampir semua pertandingan untuk semua klub dalam 10 tahun terakhir. Agar saya bisa bermain, seseorang harus duduk di bangku cadangan dan menerima kenyataan itu, dan begitu juga diri saya sekarang,” serunya.

“Dalam dua atau tiga pertandingan pertama ia memilih tim tanpa saya. Saya bekerja sekeras yang saya bisa. Kami menghormati keputusan itu, terserah saya untuk menunjukkan kepadanya bahwa ia salah dan membawa saya kembali ke tempat saya semula,” serunya.

“Tidak ada masalah. Saya mengatakan kepadanya bahwa saya tidak setuju dengannya tetapi ia harus memutuskan tim,” pungkas Matic.