Kehadiran Ronaldo Nyatanya Membuat Dybala Menderita

http://youth-be-told.com/wp-content/uploads/2019/04/Marco-Tardelli.jpg

BERITA BOLA ONLINE – Salah satu legenda Juventus Marco Tardelli menyebut kehadiran Cristiano Ronaldo menyebabkan Paulo Dybala menderita.

Dybala merupakan penyerang andalan Juve sejak dibeli dari Palermo pada tahun 2015 lalu. Pemain asal Argentina ini hampir pasti akan selalu dimainkan di tiap pertandingan selama 90 menit.

Akan tetapi, ia kini dinomorduakan oleh Massimiliano Allegri. Alhasil menit bermainnya pun jauh berkurang dibanding tiga musim belakangan ini.

Hal ini membuatnya disebut-sebut bakal hengkang dari Juve musim panas nanti. Beberapa klub juga telah dikaitkan dengan pemain kidal tersebut.

Ronaldo tampil apik pada musim ini. Sejauh ini ia telah mengemas 26 gol di semua ajang kompetisi, 19 di antaranya di pentas Serie A.

BACA JUGA : Dihajar Everton, Solskjaer Minta Maaf pada Fans MU

Sementara itu sejumlah pemain lain tampil kurang maksimal. Salah satunya Dybala yang hanya bisa mencetak 10 gol di semua ajang kompetisi plus enam assist. Tardelli mengatakan bahwa Dybala serta para pemain lain menderita dengan hadirnya Ronaldo dan hal ini harus segera dibenahi.

“Juventus perlu membenahi manajemen skuatnya,” cetus Tardelli pada berita bola online.

“Cristiano Ronaldo mungkin telah bermain terlalu banyak tahun ini, tetapi ia adalah orang yang mennamkan [sikap tim]. Melawan Ajax [di Liga Champions] ia harusnya bisa melakukan lebih banyak lagi,” tuturnya.

“Saya pikir beberapa pemain memberi kurang dengan Ronaldo; mereka menderita bersamanya tanpa sadar. Dybala adalah salah satunya,” cetusnya.

Sementara itu terkait gosip yang menyebutkan Dybala akan dilego pada musim ini, pihak Juve akhirnya angkat bicara. Sporting director mereka yakni Fabio Paratici mengatakan bahwa Dybala tak akan dilepas kemanapun musim depan, termasuk ke Manchester United.

“Tentu saja Dybala akan bertahan,” tegas Paratici pada Sky Italia.

“Ia adalah pemain Juve dan jelas ia pasti akan tetap bertahan,” serunya.