Soal Kisruh ‘New San Siro’, Eks Presiden Inter: Kenapa Tidak Buat Stadion Baru?

http://youth-be-told.com/wp-content/uploads/2019/03/gian-marco-e-massimo-moratti-988964.png

BERITA BOLA ONLINE – AC Milan dan Inter Milan mencapai kesepakatan untuk saling bekerja sama membangun stadion baru di atas San Siro, namun mendapat pertentangan dari pemerintah setempat. Eks presiden Inter, Massimo Moratti, lalu menawarkan jalan tengah.

Dua klub Kota Milan tersebut berencana membangun ulang San Siro dan mengambil alih kepemilikannya. Uang senilai 600 juta euro siap dikucurkan oleh kedua tim untuk membuat ‘New San Siro’ dengan kapasitas mencapai 60 ribu penonton.

Namun rencana tersebut mendapat pertentangan dari pemerintah setempat. Alasannya, stadion tersebut sudah menjadi salah satu bangunan ikonik kota Milan. Bahkan politikus partai Forza Italia, Pietro Tatarella, berniat menggalang suara untuk menentang rencana itu.

BACA JUGA : Pemerintah Enggan Lepas San Siro ke Inter dan Milan

Moratti sendiri juga tidak sepakat dengan rencana pembangunan ulang San Siro dikarenakan faktor nilai historisnya. Ia lebih setuju jika kedua tim membangun stadion baru yang dirasanya tidak begitu merugikan kedua belah pihak.

“San Siro bukan hanya sekadar fasilitas olahraga, tapi juga bagian dari sejarah Kota Milan serta masyarakatnya. Jadi saya tak ingin mengirim buldozer ke sana,” tutur Moratti kepada¬†Il Giorno.

“Memangkas biaya bukan berarti harus menghancurkan San Siro, yang merupakan stadion besar. Saya paham dengan rencana Inter dan Milan memiliki stadion sendiri,” lanjutnya.

“Itu terjadi saat perusahaan pribadi berpikir soal bisnis. Hati tak selalu menang atas dompet, tapi tidak merugikan jika memiliki dua stadion,” tambahnya.

Toh, dengan konsep patungan, Moratti menilai seharusnya Inter dan Milan takkan mengalami masalah finansial untuk membangun stadion yang benar-benar baru. Selain itu, mereka juga bisa mengatur stadion agar bisa menjadi wajah dari kedua tim secara utuh.

“Bila anda punya dua pemilik, stadion berisikan 60 ribu bangku akan menjadi benar-benar baru dan mengubah wajahnya akan terasa lebih mudah. Juga masuk akal secara finansial karena uang yang akan dikeluarkan lebih sedikit,” tandasnya.

Selain masalah historis, Moratti juga menentang wacana membangun ulang San Siro karena stadion tersebut sudah apik. Para penonton dimanjakan dengan pandangan jelas serta kenyamanan, yang digambarkan Moratti seperti sebuah ruang keluarga di sebuah rumah.

Beda halnya dengan Juventus saat membangun ulang Delle Alpi pada tahun 2008 silam. Selain nilai historisnya dinilai kurang, stadion itu juga dianggap kurang dari segi pembangunan lantaran memiliki trek atletik yang membuat pandangan penonton jadi tak nyaman.