Rooney Kritik Gaya Bermain Rashford

http://youth-be-told.com/wp-content/uploads/2019/01/skysports-wayne-rooney-atlanta_4368474.jpg

BERITA BOLA ONLINE – Marcus Rashford kini sedang berada dalam performa yang bagus bersama Manchester United. Namun, gaya bermain pemain berusia 21 tahun tersebut mendapat kritik dari mantan bomber United, Wayne Rooney.

Rashford sempat menjalani masa-masa yang sulit pada era kepelatihan Jose Mourinho. Manajer asal Portugal tersebut kerap memainkannya di posisi winger. Rashford kembali jadi penyerang tengah di era Ole Gunnar Solskjaer.

Di balik penampilan apiknya, Rooney merasa gaya bermain Rashford tidak tepat. Lantaran gaya bermain tersebut, Rashford pun tidak mampu tampil dengan konsisten selama 90 menit. Rooney pun mengkritik juniornya.

Wayne Rooney menilai Marcus Rashford tidak mampu menghemat tenaga ketika sedang berada di lapangan. Dia terlalu sering mengajak lawan berduel satu lawan satu. Hal ini berdampak pada tenaga Rashford yang kerap habis pada menit-menit akhir.

“Ketika saya kembali bermain di timnas [Inggris] lawan Amerika Serikat, saya bicara kepada Rashford dan saya katakan dia terlalu sering berusaha,” buka Rooney pada berita bola online

“Rashford berusaha terlalu keras, dia bekerja terlalu keras dan dia akan mulai lelah pada akhir pertandingan.”

“Tapi, yang menakutkan dari Rashford adalah saat dia berlari ke arahnya dengan membawa bola dan saya mengingatkan dia untuk terus melakukannya. Hanya dengan menempatkan bola dan berlari mengejarnya,” papar Rooney.

BACA JUGA : Ozil Sering Dicadangkan, Eks Arsenal Jadi Heran dengan Unai Emery

Sementara itu, Wayne Rooney menyindir Jose Mourinho yang tidak mampu membuat Paul Pogba bersinar. Menurut Rooney, seorang pemain bisa bermain maksimal jika dia memilih hubungan yang baik dengan manajernya. Dalam kasus ini adalah Pogba dan Mourinho.

“Jika Anda tidak punya hubungan yang baik dengan pelatih, maka sulit untuk berada di puncak.”

“Pogba akan tentu akan sering kehilangan bola sebab dia banyak mencoba melepaskan umpan dan itu belum tentu tepat. Tapi, Anda harus membiarkannya melakukan itu karena dua atau tiga umpan akan menjadi gol, akan menjadi peluang,” paparnya.