Legenda Liverpool: City Cuma Tim Kecil yang Beruntung

http://youth-be-told.com/wp-content/uploads/2019/01/Liverpool-Burnley-John-Aldridge-777958.jpg

BERITA BOLA ONLINE – Salah satu legenda Liverpool John Aldridge menyebut Manchester City hanyalah klub kecil yang beruntung dan tak akan pernah bisa menjadi sebesar The Reds ataupun Manchester United.

City dulu memang bisa dikatakan sebagai klub medioker di Inggris. Posisi mereka jauh di bawah rival sekotanya, United.

Akan tetapi situasi kemudian berubah sejak tahun 2009. Sebab saat itu Sheikh Mansour membeli klub tersebut dan membuat The Citizen jadi kaya raya dalam sekejap.

Sejauh ini City telah berhasil meraih tiga trofi Premier League, tiga trofi Piala Liga dan satu trofi FA Cup. Mereka kini menjadi pesaing berat United maupun Liverpool dalam perburuan mahkota juara liga.

Aldridge kemudian mengatakan bahwa City akan selalu berada di bawah bayang-bayang Liverpool, meski sudah meraih sejumlah gelar juara.

“Kenyataannya adalah dan akan selalu bahwa ekspektasi di Liverpool akan selalu sangat berbeda jika dibandingkan dengan Manchester City,” ujarnya pada berita bola online.

BACA JUGA : Jelang Gabung Atletico, Morata: Madrid Itu Masa Lalu

“Ini harus menjadi keuntungan bagi City dan ini adalah masalah yang akan selalu ada ketika salah satu nama terbesar dalam olahraga ini bermain melawan tim kecil yang pada dasarnya beruntung menemukan investor ‘sugar daddy’,” ketusnya.

“Meskipun saya menghargai para penggemar City akan tersinggung ketika kami mengatakan mereka masih klub kecil, begitulah semua orang di luar lingkaran mereka masih memandang mereka, meskipun mereka berhasil memenangkan beberapa trofi dalam beberapa tahun terakhir.”

Aldridge juga mengatakan City tak akan bisa menyaingi Liverpool, maupun MU, dalam persaingan secara global.

“Mereka akan selalu menjadi klub kecil dibandingkan dengan tetangganya Manchester United dan dibandingkan dengan Liverpool, dengan dua nama terakhir ini berhasil meraih kesuksesan selama puluhan tahun yang memungkinkan mereka untuk menjadi raksasa olahraga di panggung dunia,” serunya.

“Klub sepakbola Liverpool adalah salah satu nama terbesar dalam olahraga kami dengan basis penggemar yang membentang ke seluruh penjuru dunia dan sementara itu merupakan penghargaan untuk sejarah yang mulia, itu juga merupakan hambatan bagi ambisi.”

“Anak-anak di Tiongkok menonton pertandingan Liverpool setiap saat dengan menggigit kuku jarinya. Bar-bar di Amerika dipenuhi oleh para penggemar berbaju merah menonton pertandingan pagi-pagi sekali dan di tengah-tengah kehebohan ini, City dengan tenang mengerjakan pekerjaan mereka tanpa ada yang terlalu memperhatikan mereka.”