Beban Prancis Tak Bisa Dipikul Pogba Sendirian

http://youth-be-told.com/wp-content/uploads/2018/06/LDMAEIEKFJGYFKMRSFB5Z5SLTU.jpg

BERITA BOLA ONLINE – Kualitas seorang Paul Pogba membuatnya diklaim bisa menjadi sosok andalan Prancis di Piala Dunia 2018 mendatang. Namun sang pelatih, Didier Deschamps, tidak ingin memberikan semua beban kepada pemainnya tersebut.

Gelandang Manchester United itu cukup sering mendulang kritikan pada dua musim terakhir. Bahkan kala membela Prancis di laga uji coba beberapa waktu lalu, ia sempat mendapatkan cemoohan dari para penggemar.

Meskipun demikian, posisinya diprediksi tidak akan tergantikan di dalam skuat Deschamps. Menurut beberapa orang, Pogba diyakini bisa menunjukkan sinarnya di Rusia seperti kala dirinya masih membela Juventus beberapa tahun lalu.

Beban Pogba jelas besar, karena ia diharapkan bisa menjadi andalan Les Blues untuk meraih trofi bergengsi itu. Namun Deschamps menegaskan bahwa pria berumur 25 tahun tersebut tidak bisa melakukan semuanya sendirian.
BACA JUGA : Bagi Rashford, Messi Lebih Hebat Ketimbang Ronaldo
“Paul Pogba bisa melakukan semuanya, tapi dia tidak bisa melakukan segalanya sendirian,” ujar Deschamps dalam konferensi pers hari Jumat waktu setempat, seperti yang dilansir dari berita bola online.

“Performanya melawan Italia bukanlah yang terbaik darinya, itu sudah pasti, tapi saya sudah berbicara dengannya mengenai itu. Tidak ada masalah,” lanjutnya.

Deschamps juga menjelaskan sedikit mengenai pemilihan timnya untuk laga-laga Piala Dunia nanti. Eks pelatih Juventus itu mengatakan bahwa komposisi Les Blues nantinya tidak akan jauh berbeda dengan apa yang tampak dalam laga melawan Amerika Serikat nanti.

“Komposisi tim melawan Amerika Serikat akan mirip dengan di Piala Dunia, tetapi tidak sepenuhnya sama. Kompetisi untuk semuanya. Pilihannya cukup sulit untuk skuat. Kompetisinya sangat tinggi, para pemain pun sudah terbiasa,” pungkasnya.

Prancis tergabung di Grup C dan akan melakoni laga perdananya pada hari Sabtu (16/6) nanti melawan Australia. Selain itu, Les Blues juga tergabung dengan dua tim lainnya, yakni Peru dan Denmark.