Manchester United Menang Telak di Markas Leicester City

http://youth-be-told.com/wp-content/uploads/2017/02/0203275henrikh-mkhitaryan-juan-mata780x390.jpg

BERITA BOLA ONLINE_ Manchester United memutus tren tak pernah menang saat menang 3-0 di kandang Leicester City, Stadion King Power, dalam lanjutan Premier League, Minggu (5/2/2017).

Kemenangan meyakinkan Manchester United terlahir berkat gol-gol Henrikh Mkhitaryan (menit ke-42), Zlatan Ibrahimovic (44′), dan Juan Mata (49′).

Secara spesifik, gol Mkhitaryan dan Ibrahimovic tercipta cuma dalam interval 88 detik saat laga mendekati ujung babak pertama.

Tripoin pekan ini merupakan kemenangan pertama Man United dalam empat laga terakhir di Premier League.

Sepanjang babak pertama, Ibrahimovic cs melepaskan delapan tembakan dengan lima di antaranya tepat sasaran.

Man United mendapatkan gol beruntun dalam percobaan akurat ke-4 dan ke-5 di laga ini.

Pertama, Mkhitaryan mendapat umpan sundulan bek Chris Smalling dari pergerakan di tengah lapangan, mengecoh bek lawan (Robert Huth), lalu menggiring bola dan melepas tembakan terarah ke gawang Kasper Schmeichel.

Bola sempat mengenai badan sang kiper, tetapi tetap meluncur masuk ke gawang. Tak lama berselang, Ibrahimovic memperlebar jarak.

Striker asal Swedia itu meneruskan umpan silang menyusur lapangan dari Antonio Valencia di sisi kanan dengan tembakan mendatar.
BACA JUGA :Laga Celta Vigo Vs Real Madrid Ditunda karena Terpaan Badai
Itulah gol ke-15 Ibra di liga teratas Inggris musim ini. Dalam usia 35 tahun dan 125 hari, dia pun mengukir rekor sebagai pemain tertua yang mencapai kuota 15 gol dalam semusim di Premier League.

Leicester City berupaya menipiskan defisit melalui aksi gelandang Wilfred Ndidi pada menit-menit terakhir babak pertama. Hanya, upayanya mendarat lengket di sarung tangan kiper David de Gea.

Setelah jeda, start Manchester United tetap kencang. Melalui kerja sama cantik dengan Mkhitaryan, Juan Mata menceploskan gol ketiga Setan Merah.

Kemenangan 3-0 di King Power membuat Man United tetap di peringkat keenam pada klasemen sampai pekan ke-24.

Sisi baik untuk mereka, raihan pasukan Mourinho terdongkrak ke angka 45 poin atau hanya satu keping di bawah Liverpool, penghuni zona antarklub Eropa terdekat di peringkat kelima.

Leicester semakin terpuruk mendekati dasar. Sang juara bertahan baru punya 21 poin di peringkat ke-16 atau hanya terpaut satu angka dan dua anak tangga di atas penghuni zona degradasi terdekat, Hull City.